BPJS Kesehatan Prosedur

Prosedur Penggunaan Layanan BPJS Kesehatan di Luar Kota

Saat anda memutuskan untuk liburan atau masalah pekerjaan, itu artinya anda akan berpindah  dari satu tempat ke tempat lain. Contohnya saat anda terbiasa dengan suhu dan cuaca yang hangat atau panas, tiba-tiba anda datang ke daerah perbukitan yang sangat dingin.

Perbedaan cuaca  dan lingkungan berdampak ada kesehatan tubuh yang mengakibatkan tubuh berusaha untuk menyesuaikan. Penyesuaian tersebut dapat berupa reaksi tubuh  seperti sakit flu, batuk dan sebagainya.

Bagaimana jika anda sakit di luar kota dan ingin menggunakan BPJS?  BPJS Kesehatan memiliki sistem rujukan berjenjang, peserta yang ingin berobat sedang berada di luar kota atau berada di luar wilayah faskes tempat pertama yang terdaftar di kartunya, dapat berobat dengan menggunakan BPJS Kesehatan, tentunya ada ketentuannya, sesuai Perpres No 82 tahun 2018 Tentang Jaminan kesehatan. Prosedur penggunaan pelayanan BPJS Kesehatan di luar kota, sebagai berikut.

Pasien Rawat Jalan

Prosedur Penggunaan Layanan BPJS Kesehatan di Luar Kota

Pasien rawat jalan ini biasanya sangat ketergantungan dengan obat. Sehingga dia membutuhkan obat untuk meredakan rasa nyeri di dalam tubuhnya. Bagi pasien BPJS Kesehatan yang termasuk ke dalam kategori rawat jalan yang melakukan perjalanan ke luar kota masih dapat berobat di luar kota sebanyak tiga kali kunjungan dalam waktu sebulan di fasilitas kesehatan yang sama.

Prosedur penggunaan pelayanan BPJS Kesehatan di luar kota, peserta memerlukan pelayanan dan rujukan digunakan sampai tiga bulan.

Kondisi Gawat Darurat

Prosedur penggunaan pelayanan BPJS Kesehatan di luar kota, dapat digunakan apabila pasien dalam keadaan gawat darurat. Pasien masih dapat menerima pelayanan tanpa memerlukan surat rujukan dari faskes 1. 

Prosedur Penggunaan Layanan BPJS Kesehatan di Luar Kota

Rumah sakit wajib melayani pasien dari peserta BPJS Kesehatan tersebut sampai kondisi normal atau lebih tepatnya dapat diatasi. Dokumen yang harus atau wajib dibawa untuk kondisi darurat maupun rawat jalan ini yaitu dengan membawa kartu BPJS Kesehatan dan KTP yang masih aktif.

Baca juga :  Apakah Biaya Pemeriksaan USG Kehamilan Ditanggung BPJS Kesehatan?

Prosedur penggunaan pelayanan BPJS Kesehatan di luar kota, untuk berobat saat berada di luar kota. Anda harus memenuhi syarat dan menjalani prosedur. Adapun syarat yang Anda harus penuhi yaitu membawa dokumen penting yang terdiri dari, Kartu Tanda Penduduk, Kartu BPJS Kesehatan, dan Surat Keterangan domisili.

Prosedur untuk menggunakan BPJS di luar kota, peserta BPJS Kesehatan meminta surat pengantar ke fasilitas kesehatan pertama dari kantor cabang BPJS terdekat di luar domisili. Sebaiknya anda membawa surat keterangan domisili dan menunjukannya kepada petugas yang bekerja di kantor cabang BPJS  Kesehatan.

Jika anda telah ingin menetap di suatu kota yang beradadi luar domisili yang tercatat di Kartu BPJS Kesehatan. Akan lebih baik lagi bila anda memindahkan fasilitas kesehatan ke kota tersebut. Anda dapat menghubungi kantor cabang BPJS terdekat untuk mengajukan perpindahan fasilitas kesehatan. Proses pemindahan fasilitas kesehatan dapat dilakukan setelah 3 bulan terdaftar di fasilitas kesehatan pertama sebelumnya dengan membawa surat keterangan domisili. 

Mengingat kantor cabang BPJS Kesehatan ini memiliki batasan kunjungan.  Jika anda berada di luar kota dalam waktu lama, anda dapat melakukannya lewat aplikasi JKN-KIS. Cara mengubah faskes di BPJS Kesehatan dengan mengunduh aplikasi Mobile JKN di Google Play Store atau App Store.

Kemudian melakukan pendaftaran dengan mengisi data, seperti nomor kartu BPJS, nomor KTP, tanggal lahir, nama ibu kandung, password, email, dan omor handphone. Setelah itu, anda langsung Log in ke aplikasi, klik menu “Ubah Data Peserta”. Tunggu beberapa saat dan anda diminta untuk mengikuti instruksi selanjutnya.

Leave a Comment