BPJS Kesehatan Prosedur

Operasi Sesar BPJS Kesehatan, Rincian Biaya dan Prosedur

Operasi sesar merupakan proses melahirkan bayi yang dilakukan dengan cara menyayat bagian perut hingga rahim perempuan. Sayatan pada perut itulah jalan keluarnya bayi dari rahim. Biasanya dokter membuat sayatan memanjang dengan arah horizontal tepat di atas tulang kemaluan.

Operasi sesar dianjurkan bagi perempuan yang persalinannya akan beresiko bagi ibu atau calon bayi. Persalinan dengan operasi sesar memang membutuhkan waktu penyembuhan yang lebih lama. Jika ibu hamil mengalami komplikasi tertentu pada masa kehamilan dan dapat menyulitkan proses atau cara melahirkan normal melalui vagina.

Apabila dipaksakan melakukan proses persalinan normal, dikhawatirkan berisiko membahayakan kesehatan dan keselamatan keduanya. Operasi sesar dapat dimulai direncanakan menggunakan BPJS Kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Penyebab Operasi Sesar harus Dilakukan

Penyebab mengapa seseorang harus melakukan tindakan operasi sesar terutama bagi peserta BPJS Kesehatan sangat. Penyebab yang pertama adalah tidak adanya perkembangan untuk melahirkan normal melalui vagina. Hal ini tentu saja membuat sepasang suami istri merasa khawatir dengan kondisi bayi di dalam kandungan.

operasi sesar bpjs

Sehingga mereka melakukan konsultasi ke dokter yang bersangkutan di puskesmas atau rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Proses persalinan  yang terhambat akibat  dari posisi keluarnya bayi, seperti  diawali dengan bahu (persalinan transversal), ukuran kepala atau tubuh bayi terlalu besar untuk lahir melalui vagina, dan posisi bayi sungsang atau melintang.

Berikutnya ibu hamil yang mengalami masalah kesehatan yang berisiko membahayakan dirinya, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, atau penyakit jantung. Tentu saja dokter menyarankan untuk melakukan tindakan operasi sesar bagi peserta  BPJS Kesehatan.

Tindakan operasi sesar juga dapat dilakukan untuk ibu hamil yang sebelumnya menggunakan metode operasi sesar untuk anak pertamanya. Sehingga untuk anak keduanya secara otomatis dia akan melakukan metode yang sama seperti persalinan sebelumnya.

Baca juga :  Layanan BPJS Kesehatan untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Operasi sesar menggunakan BPJS Kesehatan dapat digunakan apabila ada masalah dengan bayi, seperti solusio plasenta maupun plasenta previa dan kandungan mengalami masalah kesehatan, seperti hidrosefalus maupun fibroid.

Terakhir, ibu hamil  yang memiliki masalah pada rahim maupun fibroid yang menghalangi leher rahim (serviks). Sehingga dibutuhkan tindakan operasi tersebut untuk menyelamatkan bayi dalam kandungan.

Operasi Sesar Kelas BPJS Kesehatan 

Salah satu manfaat yang dapat dirasakan oleh peserta BPJS dengan adanya penanggungan biaya persalinan BPJS Kesehatan. Jenis pelayanan persalinan bagi ibu yang sedang hamil atau sedang proses persalinan yang ditanggung BPJS kesehatan.  Biaya persalinan vaginal dengan prosedur selain sterilisasi dan atau dilatasi dan kuret untuk Kelas 1 BPJS berlaku tarif Rp 6.307.900, Kelas 2 BPJS berlaku tarif Rp 5.406.800, dan Kelas 3 BPJS berlaku tarif Rp 4.505.700.

Setiap Kelas BPJS Kesehatan tentu memiliki fasilitas dan pelayanan yang berbeda. Jika anda ingin mendapatkan pelayanan yang sesuai dengan keinginan anda, ada baiknya anda menaikan kelas jauh hari sebelum proses persalinan dilakukan.

Hal yang mesti dan perlu direnungkan oleh para peserta BPJS Kesehatan terutama mereka yang sudah melakukan operasi sesar. Jangan sampai anda memanfaatkan BPJS Kesehatan hanya untuk proses melahirkan. Karena BPJS Kesehatan ini memakai sistem gotong royong.

Sebaiknya gunakan dengan sebaik-baiknya agar dikemudian hari anda tidak kesulitan lagi untuk mengurus denda ataupun tunggakan iuran ketika ingin mengaktifkan kartu BPJS Kesehatan.

Oleh karena itu, sebaiknya kelas BPJS Kesehatan yang anda ambil itu sesuai dengan kondisi ekonomi. Sehingga anda tidak merasa terbebani dengan biaya iuran BPJS Kesehatan yang wajib dibayar setiap bulannya.  

Leave a Comment