BPJS Ketenagakerjaan

Solusi Mengatasi Kartu BPJS Ketenagakerjaan yang Hilang

Dalam sistem jaminan sosial nasional yang disediakan oleh pemerintah, kita mengenal BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Masing-masing memiliki kegunaan dan manfaat yang berbeda.

BPJS kesehatan lebih ke jaminan sosial untuk berobat sedangkan BPJS Ketenagakerjaan bertujuan untuk perlindungan pekerja akan berbagai hal seperti kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua dan sebagainya.

Wujud dan peran serta pemerintah dalam memberikan jaminan sosial kepada masyarakat adalah dengan membentuk BPJS ketenagakerjaan bagi pekerja diseluruh Indonesia dan BPJS Kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Sebagai lembaga nirlaba kesuksesan program tersebut juga bergantung pada peran serta masyarakat di dalamnya.

BPJS Ketenagakerjaan juga wajib ikut serta namun harus atas nama perusahaan tempatnya bekerja, tidak bisa ikut secara mandiri. Manfaatnya bisa didapat dalam bentuk jaminan kecelakaan pada saat bekerja, jaminan kematian dan banyak manfaat lainnya.

Untuk memudahkan proses administrasi dan pendataan peserta, pihak BPJS Ketenagakerjaan mengeluarkan kartu peserta. Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan itu waktunya lama bahkan bisa Anda gunakan sampai pensiun nantinya, sedangkan kartu BPJS Ketenagakerjaan sendiri juga relatif tidak pernah digunakan kecuali untuk mencairkan saldo. Hal ini yang menimbulkan resiko kartu hilang atau terselip karena Anda lupa menyimpannya. Jika ini terjadi, bagaimana pengurusan ganti kartunya?

Pengurusan Kartu BPJS Ketenagakerjaan Yang Hilang / Rusak

Langkah pengurusan kartu BPJS Ketenagakerjaan yang sudah hilang adalah sebagai berikut:

  • Datangi kantor BPJS terdekat dengan membawa fotokopi kartu yang hilang atau setidaknya Anda ingat nomor kartu Anda
  • Pihak BPJS biasanya meminta laporan kehilangan dari pihak kepolisian 
  • Surat pengantar dari HRD biasanya akan mempermudah proses pengurusan

Jika kasus kartu rusak, berikut langkah pengurusannya,

  • Anda menunjukkan bukti bahwa kartu Anda rusak kepada petugas dan minta ganti yang baru dengan membawa bukti diri
  • Anda bisa melakukan proses penggantian kartu yang rusak di kantor BPJS dengan membawa surat pengantar dari kantor
  • Jika berkas Anda sudah lengkap, proses pengurusan kartu yang hilang atau rusak tidak terlalu rumit.
Baca juga :  Informasi Lengkap BPJS Ketenagakerjaan, Pendaftaran, Prosedur dan Program

Apabila kartu BPJSTK Anda hilang/rusak tetapi Anda ingat nomor KJP  Anda, maka Anda bisa mengurus kartu digital BPJS Ketenagakerjaan secara online dan tanpa perlu ke kantor cabang dan mengantri lagi.

Cara Urus Kartu Digital Bpjs Ketenagakerjaan  

Bila kartu fisik BPJS Anda hilang/rusak, Anda tidak perlu panik karena bisa punya kartu digital dengan syarat Anda ingat nomor kartu Anda. Bila nomor kartu sudah Anda, pastikan Anda segera daftarkan nomor kartu BPJS Ketenagakerjaan Anda di laman online BPJSTKU untuk mendapatkan kartu digital. Dengan adanya kartu BPJS TK  versi digital Anda tak perlu lagi khawatir di masa depan kartu BPJS TK  akan hilang atau rusak lagi.

Langkah memiliki kartu digital BPJSTK  via Website adalah:

  • Kunjungi laman resmi situs BPJS Ketenagakerjaan di www.bpjsketenagakerjaan.go.id atau bisa langsung masuk ke halaman https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/ 
  • Setelah masuk/login dengan memasukkan email dan kata sandi (password), pilih menu “Pengaturan” , klik “Tambah KJP” kemudian pilih Segmen sesuai kartu BPJS TK  Anda (Penerima Upah / Bukan Penerima Upah / Pekerja Migran Indonesia ) setelah itu klik “SUBMIT”
  • Tunggu sebentar, setelah itu klik “Kartu Digital”. Anda akan melihat kartu BPJS Ketenagakerjaan Anda versi digital dan Anda bisa klik “Kartu Digital BPJS TK” untuk mendapatkan rincian data lengkap tentang status kartu, jaminan yang diikuti dll. 

Demikian cara pengurusan kartu BPJS Ketenagakerjaan yang hilang atau rusak. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment