BPJS Ketenagakerjaan

Cara Menghitung Saldo BPJS dengan Aplikasi

Saldo BPJS Kesehatan umumnya terikat dengan BPJS Ketenagakerjaan. Karenanya, saldo ini dapat digunakan oleh pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan sekaligus peserta BPJS Ketenagakerjaan. Perhitungan saldo ini adalah bagian dari tugas perusahaan peserta BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Karenanya, cara menghitung saldo BPJS dengan aplikasi umumnya menggunakan aplikasi khusus atau template tertentu karena perhitungannya yang cukup banyak, contohnya menggunakan aplikasi Jojonomic (Jojo payroll) atau Best Payroll and HR Software in Indonesia.

Sebelum mengetahui cara hitung BPJS Karyawan, ada beberapa data yang harus Anda ketahui dan Anda kumpulkan sebagai dasar perhitungan BPJS Karyawan, beberapa data yang harus dikumpulkan diantaranya:

  • Data gaji pokok dan tunjangan tetap bagi setiap karyawan di perusahaan.
  • Mengetahui UMP/UMR/UMK yang berlaku di wilayah tempat perusahaan berada untuk dijadikan perhitungan dasar BPJS karyawan.
  • Mengetahui apakah perusahaan telah menentukan tingkat resiko pekerjaan sesuai dengan aturan BPJS, hal ini berguna untuk menentukan nilai persentase dari perhitungan BPJS.

Jika dijabarkan secara manual, BPJS memiliki empat (4) program dari pemerintah,  yakni Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kematian (JKM). 

Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)

Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)

Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja dibayarkan sepenuhnya oleh perusahaan tempat karyawan bekerja, besar iuran yang harus dibayar juga tergantung dengan tingkat resiko pekerjaan dan dievaluasi setiap dua tahun sekali, untuk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dibagi menjadi beberapa kelompok:

  • Kelompok 1 (tingkat resiko sangat rendah) : 0,024% dari upah perbulan
  • Kelompok 2 (tingkat resiko rendah) : 0,54% dari upah perbulan
  • Kelompok 3 (tingkat resiko sedang) : 0,89% dari upah per bulan
  • Kelompok 4 (tingkat resiko tinggi) : 1,27% dari upah perbulan
  • Kelompok 5 (tingkat resiko sangat tinggi) : 1,74% dari upah perbulan
  • Jaminan Pensiun (JP)
Baca juga :  Cara Mengatasi Tidak Bisa Login ke BPJS Ketenagakerjaan

Total iuran Jaminan Pensiun (JP) yang harus dibayarkan adalah 3% dari upah perbulan dengan pembagian 2% ditanggung perusahaan dan 1% ditanggung oleh karyawan.

Jaminan Hari Tua (JHT)

Iuran Jaminan Hari Tua (JHT) dibayar oleh karyawan dan juga perusahaan tempat karyawan bekerja dengan aturan total iuran sebesar 5,7% dari upah perbulan dan dengan pembagian 3,7% dibayarkan oleh perusahaan karyawan dan 2% dibayarkan oleh karyawan.

Jaminan Kematian (JKM)

Iuran Jaminan Kematian (JKM) juga ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan tempat karyawan bekerja dan ditetapkan sebesar 0,30% dari total gaji perbulan.

Untuk menggunakan perhitungan otomatis ini dapat dilakukan dengan mengunduh template – template pada laman berikut. 

  • Microsoft Sistem Payroll Template

Anda bisa mengunduh template payroll di website resmi Ms. Office. Disitu sudah tersedia unsur-unsur dasar, jadi Anda hanya tinggal melakukan sedikit penyesuaian saja. Template tersebut sudah memiliki format excel sehingga Anda juga tinggal memasukan fungsi perhitungannya saja dan boom, perhitungan payroll dilakukan secara otomatis.

  • Vertex42

Selanjutnya adalah Vertex42, website ini tidak hanya memiliki template untuk payroll yang bisa Anda unggah dengan gratis. Banyak template-template lain yang dapat membantu Anda.

  • Sample Templates

Layaknya Vertex42, Sample Templates juga memberikan banyak template gratis maupun berbayar yang dapat Anda gunakan untuk menyusun sistem payroll perusahaan Anda.

  • Aplikasi Sistem Payroll

Ada lagi nih cara lebih mudah mengelola sistem gaji payroll dengan aplikasi Jojonomic, yaitu Jojo Payroll. Semua sudah tersedia Anda hanya perlu menginput data saja, perhitungan akan dilakukan secara otomatis yang sudah disesuaikan dengan aturan dan cara perhitungan payroll yang berlaku.

Dengan Jojo Payroll untuk melakukan pembayaran Anda hanya menggunakan satu tombol dan Anda sudah dapat mentransfer gaji karyawanAnda  ke lebih dari 150 bank yang terdaftar di Indonesia

Baca juga :  Nama dan Jenis Program BPJS Ketenagakerjaan

Add Comment

Leave a Comment