Berita BPJS

BPJS Kesehatan Bandung di Tengah Pandemi Virus Corona

Di tengah kisruhnya polemik naik turunnya iuran BPJS Kesehatan. Indonesia kembali menghadapi masa tersulitnya. Kali ini bukan karena nilai utang pemerintah yang naik tetapi karena sebuah endemik yang dapat membahayakan nyawa penduduk di Indonesia. Menteri Keuangan meminta BPJS Kesehatan menanggung pasien virus Corona.

Pemerintah akan segera menyusun Perpres tersebut dalam rangka memberikan kepastian kepada fasilitas kesehatan untuk dapat mendukung langkah penanganan Covid-19. Perpres ini akan mengatur BPJS Kesehatan dapat bertanggung jawab dalam penyelesaian masalah biaya bagi pasien Covid-19 di beberapa rumah sakit termasuk BPJS Kesehatan di Bandung. 

Jawa Barat saat ini sudah menyumbang 180 orang yang sudah terinfeksi atau positif virus Covid-19. Dalam hal ini, BPJS Kesehatan yang ada di Indonesia termasuk BPJS Kesehatan di Bandung diminta untuk ikut serta melakukan penanganan pasien yang terjangkit virus Covid-19.

Peraturan presiden tersebut sangat berguna untuk mendukung jaminan kesehatan dari pemerintah. Apalagi didukung dengan pembatalan kenaikan BPJS Kesehatan. Pembatalan tersebut menyebabkan kondisi keuangan BPJS Kesehatan tidak pasti. Institusi rumah sakit akan menjadi pihak yang paling tertekan di tengah wabah virus Covid-19.

BPJS Kesehatan juga harus mempertimbangkan  seluruh aspek, antara lain keberlangsungan program jaminan kesehatan nasional dan keadilan. Apalagi saat ini di Bandung sudah banyak yang terinfeksi virus Covid-19. Banyak sekali yang mempertanyakan bagaimana biaya pasien yang terinfeksi virus ini? Apakah benar BPJS Kesehatan akan menanggung segala pembiayaannya? BPJS Kesehatan meluruskan bahwa BPJS Kesehatan tidak menanggung masalah pembiayaan pasien Covid-19.

Hal ini dikarenakan penyakit ini termasuk ke dalam wabah dan tidak dijamin oleh BPJS Kesehatan melainkan ditanggung oleh negara. Sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/104/2020, segala bentuk pembiayaan dalam rangka upaya penanggulangan ditanggung Kemenkes, Pemda dan atau sumber dana lain yang sah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 

Baca juga :  Call Center BPJS Kesehatan

Akhir-akhir ini banyak juga dari kalangan artis yang ikut menyumbangkan atau melakukan donasi. Donasi yang terkumpul tersebut akan digunakan untuk biaya penanganan wabah virus Covid-19 yang sedang melanda Indonesia termasuk Bandung.

Sejumlah pelayanan administrasi yang dilakukan di Kantor Cabang dan Kantor Kabupaten/Kota dialihkan ke aplikasi mobile JKN dan BPJS Kesehatan Care Center 15000 400. Untuk mencegah risiko penularan virus. Layanan yang menggunakan aplikasi tersebut dapat mempermudah peserta melakukan urusan administratif tanpa harus mengunjungi Kantor Cabang BPJS Kesehatan yang berada di Kabupaten/Kota.

Pelayanan untuk perubahan fasilitas dapat dilakukan melalui aplikasi JKN maupun BPJS Kesehatan. Dengan adanya kebijakan pemerintah daerah setempat, sementara pelayanan administrasi dimaksimalkan melalui aplikasi Saluran Informasi dan Penanganan Pengaduan (SIPP). 

Cegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 yang sedang meluas ke penjuru Nusantara. Sebagai antisipasi penyebaran virus ini, BPJS Kesehatan menetapkan protokol penangan virus Corona di ruang kerja dan area publik BPJS Kesehatan, seperti pengukuran suhu badan setiap pegawai dan pengunjung, penyediaan hand sanitizer dan masker, serta melakukan desinfeksi setiap hari di area kantor BPJS Kesehatan cabang Kabupaten atau Kota.

BPJS Kesehatan juga menerapkan WFH atau Work From Home bagi pegawai dengan kriteria tertentu, terutama yang sehari-harinya menggunakan transportasi publik seperti bis atau kereta api. Pihak BPJS juga mengoptimalkan video conference untuk koordinasi setiap unit kerja. Pelayanan mekanisme kebijakan lainnya seperti melakukan sosialisasi dan edukasi untuk menerapkan pola hidup sehat sebagai bentuk kewaspadaan terhadap wabah virus Covid-19. 

Leave a Comment