BPJS Ketenagakerjaan

Batas Pembayaran BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan Setiap Bulan

Setiap peserta yang telah terdaftar di BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan wajib membayar iuran setiap bulannya. Hal ini sudah tercantum dalam Undang-undang (UU) Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS.

Berdasarkan peraturan tersebut, iuran adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan secara teratur oleh peserta, pemberi kerja, dan/atau pemerintah. Peserta adalah semua masyarakat, termasuk orang asing yang sudah bekerja paling singkat 6 bulan di Indonesia dan telah membayar iuran.

Pada praktiknya, pembayaran iuran BPJS, baik BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan (TK) merupakan patungan antara badan usaha pemberi kerja atau perusahaan dengan pekerjanya.

Sementara bagi peserta pekerja bukan penerima upah atau pekerja dengan usaha sendiri yang disebut juga peserta mandiri, menanggung sepenuhnya iuran BPJS. Kategori lainnya adalah penerima bantuan iuran (PBI), yakni peserta yang mendapatkan jaminan sosial gratis karena iuran BPJS nya disubsidi pemerintah. Sayangnya masih ada saja pemberi kerja atau badan usaha dan peserta yang menunggak iuran berbulan-bulan, hingga bertahun-tahun lamanya.

Batas Bayar BPJS Ketenagakerjaan

Jadwal Pembayaran BPJS

Dikutip dari laman resmi BPJS, pembayaran paling lambat dilakukan setiap tanggal 10 setiap bulannya. Jika melebihi tanggal tersebut Anda dapat dikategorikan menunggak dan dikenakan sanksi.

Denda Yang Akan Dikenakan

Sebenarnya masyarakat baik perusahaan maupun pekerja penerima upah dan pekerja mandiri yang menunggak iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sudah diancam dengan sanksi.

Sanksi tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 86 Tahun 2013 yang menjelaskan tentang Tata Cara Pengenaan Sanksi Administratif Kepada Pemberi Kerja Selain Penyelenggara Negara dan Setiap Orang, Selain Pemberi Kerja, Pekerja, dan Penerima Bantuan Iuran dalam Penyelenggaraan Jaminan Sosial.

Baca juga :  Tiga Kelas BPJS Kesehatan dan Fasilitasnya

Pemberi kerja dan setiap peserta yang melanggar ketentuan dalam hal ini menunggak iuran akan dikenakan sanksi administratif, berupa:

Teguran tertulis

Pengenaan sanksi teguran tertulis diberikan sebanyak 2 kali . Masing-masing teguran tertulis tersebut untuk jangka waktu paling lama 10 hari kerja.

Denda

Denda penunggak iuran BPJS Kesehatan:

Terhitung 1 Juli 2016, tidak ada denda keterlambatan pembayaran iuran, tetapi kartu atau jaminan dihentikan sementara bila 1 bulan sejak tanggal 10 Anda terlambat membayar iuran.

Dikenakan denda jika dalam waktu 45 hari sejak status kepesertaan diaktifkan kembali, kemudian peserta BPJS kesehatan harus mendapat rawat inap. Denda yang dikenakan sebesar 2,5% dari biaya pelayanan kesehatan untuk setiap bulan tertunggak dengan ketentuan: Jumlah bulan tertunggak paling banyak 12 bulan dan besaran denda yang harus dibayarkan paling tinggi Rp30 juta.

Denda penunggak iuran BPJS Ketenagakerjaan :

Keterlambatan pembayaran iuran oleh pemberi kerja atau badan usaha akan dikenakan denda sebesar 2% untuk setiap bulan keterlambatan yang dihitung dari jumlah iuran yang seharusnya dibayarkan.

Tidak bisa dapat pelayanan publik

Sanksi yang paling berat adalah pemerintah menghentikan pelayanan publik bagi pemberi kerja dan peserta yang menunggak iuran BPJS. Pemberian sanksi berupa peserta BPJS yang tidak mendapat akses layanan publik ini dilakukan oleh unit pelayanan publik pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah kabupaten/kota. 

Disiplin Bayar Iuran BPJS

Jika Anda tidak memiliki asuransi lain selain BPJS kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan, maka jangan terlambat melakukan pembayaran iuran setiap bulannya.

Karena jika terlambat, bagaimana nanti kalau Anda sakit atau kecelakaan secara tiba-tiba? Bisa jadi tabungan terkuras habis untuk membayar biaya pengobatan Anda di rumah sakit.

Anda perlu melindungi diri Anda dari risiko penyakit atau kecelakaan, minimal dengan produk asuransi atau BPJS yang telah disediakan oleh pemerintah. Jadi jangan terlambat melakukan pembayaran iuran setiap bulannya.

Baca juga :  Cara Mengurus Kartu BPJS yang Hilang

Disiplin saat membayar iuran, maka jaminan kesehatan dan jaminan kecelakaan Anda akan aman bila sewaktu-waktu dibutuhkan.  

Leave a Comment