Q&A

Bagaimana Cara Mendaftarkan Kepesertaan BPJS PBPU atau BP

Selain terbagi menjadi dua jenis yakni BPJS Kesehatan PBI dan Non PBI, untuk BPJS Kesehatan Non PBI masih terbagi lagi menjadi beberapa jenis yakni Pekerja Penerima Upah atau PPU, Pekerja Bukan Penerima Upah atau PBPU serta Bukan Pekerja atau BP. Untuk PPU sendiri umumnya didaftarkan melalui perusahaan tempat peserta bekerja.

Sedangkan untuk PBPU dan BP sendiri tidak didaftarkan melalui perusahaan melainkan didaftarkan secara mandiri. Untuk mendapatkan kepesertaan BPJS PBPU dan BP adalah dengan mendaftarkan diri beserta anggota keluarganya dalam satu Kartu Keluarga ke kantor bPJS sebagai peserta BPJS mandiri, atau perorangan.

Yang masuk dalam kategori BPJS PBPU adalah pekerja diluar hubungan kerja atau pekerja mandiri seperti swasta termasuk juga kemungkinan warga negara asing yang sudah bekerja di Indonesia minimal 6 bulan. Sedangkan untuk kategori BP atau Bukan Pekerja jauh lebih luas lagi yakni sebagai berikut.

  1. Investor
  2. Pemberi Kerja atau pemilik perusahaan
  3. Penerima Pensiunan (Anggota TNI/Polri)
  4. Penerima hak pensiun seperti Pegawai Negeri Sipil (PNS)
  5. Janda/duda beserta anak yatim penerima hak pensiun dari penerima pensiun yang mendapatkan hak pensiun
  6. Veteran Perang
  7. Perintis Kemerdekaan
  8. Janda / duda atau anak yatim piatu dari veteran atau perintis kemerdekaan,
  9. Bukan pekerja tapi mampu membayar iuran.

Itulah cara mendaftarkan kepesertaan BPJS PBPU dan BP. Semoga informasinya bermanfaat untuk Anda.

Baca juga :  Ketahui Jam Buka Kantor BPJS Kesehatan, Biar Tak Salah Jam

Leave a Comment