BPJS Kesehatan

Apakah Biaya Pemeriksaan USG Kehamilan Ditanggung BPJS Kesehatan?

Sekarang, layanan BPJS Kesehatan menjadi pilihan banyak masyarakat kecil agar bisa mengakses fasilitas kesehatan yang lebih terjangkau. Meskipun dalam pelaksanaannya, banyak orang yang masih bingung dengan berbagai aturan dan kebijakan yang diterapkan oleh BPJS Kesehatan. 

Sama seperti produk asuransi kesehatan dari perusahaan swasta lainnya, bagi para ibu hamil pemeriksaan kehamilan dan melahirkan merupakan salah satu fasilitas yang disediakan oleh BPJS Kesehatan.

Beberapa layanan yang diberikan oleh BPJS kesehatan bagi ibu hamil adalah layanan pemeriksaan kehamilan, layanan USG, layanan persalinan hingga layanan untuk tindakan operasi caecar. Semua wanita se-Indonesia yang sedang hamil dapat mengakses layanan tersebut secara gratis asalkan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Biaya USG ditanggung BPJS, dengan ketentuan 

Pada dasarnya, istilah Ultrasound Sonography (USG) adalah tindakan medis yang dilakukan untuk mengetahui kondisi bayi di dalam kandungan. Hal ini biasanya dilakukan untuk melihat jenis kelamin dari bayi yang sedang dikandung tersebut atau bisa juga digunakan oleh dokter untuk memperkirakan usia kandungan dan hari kelahiran yang lebih akurat.

Oleh karena itu, tindakan USG hampir selalu dilakukan oleh ibu hamil yang ingin memastikan keadaan kandungannya. Layanan ini hanya dimiliki klinik bersalin atau rumah sakit yang terbilang cukup lengkap fasilitasnya.

Lalu, yang menjadi pertanyaan adalah biaya atas tindakan USG tersebut apakah ditanggung oleh BPJS ?

Seperti yang dijelaskan diatas, terkait dengan hal ini BPJS Kesehatan memiliki kebijakan tersendiri dalam menangani hal tersebut. Hal ini bisa saja ditanggung atau tidak ditanggung oleh pihak BPJS, tergantung pada kebutuhan dari USG itu sendiri. Ada dua kondisi yang akan membedakan apakah biaya USG akan ditanggung BPJS atau tidak, yaitu:

Baca juga :  Cara Bayar Tunggakan BPJS Kesehatan
  • USG yang Ditanggung BPJS Kesehatan

Jika di dalam masa kehamilan, kandungan si Ibu mengalami masalah yang serius dan dianggap berisiko terhadap kesehatan dan keselamatan ibu serta bayinya, maka dokter akan menyarankan untuk dilakukan tindakan USG.

Dalam kasus seperti ini, semua biaya yang timbul akan ditanggung oleh pihak BPJS Kesehatan. Hal ini tentu harus dilakukan sesuai dengan prosedur rujukan yang telah ditetapkan oleh pihak BPJS Kesehatan.

  • USG yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Jika ternyata tindakan USG yng dilakukan bukan karena alasan keselamatan ibu dan bayi atau dengan kata lain USG akan dilakukan karena kemauan/keinginan dari pasien tersebut seperti ingin melihat jenis kelamin atau berat badan si bayi, biaya USG tersebut tidak akan ditanggung oleh pihak BPJS Kesehatan.

Biaya USG tersebut akan menjadi tanggungan pasien. Besarnya biaya USG berkisar dari Rp250.000 hingga Rp450.000, tergantung pada klinik atau rumah sakit yang dipilih.

Jumlah masyarakat yang menggunakan BPJS Kesehatan semakin meningkat setiap tahunnya. Hal ini tentu menjadi perkembangan cukup positif. Terkait dengan berbagai aturan dan kebijakan yang diterapkan oleh pihak BPJS Kesehatan, termasuk layanan kehamilan hingga proses melahirkan, akan sangat tepat kalau peserta yang sedang hamil memahaminya sejak awal.

Dengan begitu, pengguna BPJS kesehatan tidak akan mengalami kesulitan saat membutuhkan layanan kesehatan pada saat kondisi darurat sekalipun.

Untuk berjaga-jaga sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi, tidak ada salahnya jika Anda segera mendaftarkan diri sebagai anggota BPJS kesehatan. Anda tidak perlu khawatir lagi jika menggunakan BPJS karena BPJS memberikan banyak manfaat bagi anggota yang telah terdaftar. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang sedang hamil atau mempersiapkan proses kelahiran si bayi.

Baca juga :  Cara Bayar BPJS Lewat ATM Mandiri

Leave a Comment