Q&A

Apa Bedanya BPJS Dengan KIS Gratis Jamannya Pemerintahan Presiden SBY

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS adalah salah satu badan yang dibuat oleh pemerintah untuk memberikan jaminan kesehatan masyarakat. Hanya saja, tidak banyak orang tahu jika BPJS didirikan oleh mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyon. Lalu apa bedanya KIS Gratis jamannya Pemerintahan Presiden SBY dengan sekarang? Berikut ulasannya.

Perbedaan yang pertama adalah BPJS dibentuk oleh Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 2004 dan Tahun 2011 pada pemerintahan SBY yang didukung dengan UU Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional yakni JKN. Sedangkan untuk KIS sendiri merupakan program dari Presiden Joko Widodo yang mana diluncurkan dengan Kartu Indonesia Pintar.

Perbedaan kedua antara JKN yang diluncurkan jaman SBY dengan KIS yang menjadi program pemerintahan Jokowi adalah pada sasarannya. Meskipun demikian, kedua program ini tidak terpisah. KIS sendiri merupakan pengembangan dari JKN yang menampung kelompok masyarakat yang belum terdata di JKN karena tak memiliki kartu keluarga.

Contoh mereka yang berhak mendapatkan KIS adalah anak jalanan, penyandang cacat, dan penderita gangguan psikotik. Sedangkan peserta dari JKN sendiri adalah seluruh masyarakat Indonesia.

Perbedaan lainnya adalah pada program dari JKN dan juga KIS itu sendiri. Program dari KIS memiliki perbedaan tambahan program yakni program preventif atau pencegahan seperti contohnya adalah imunisasi. Sedangkan untuk program dari JKN lebih kepada upaya kuratif atau pengobatan layaknya asuransi yang diklaim pada saat pemilik mengalami sakit atau membutuhkan perawatan.

Nah itulah perbedaan antara JKN BPJS dari jaman pemerintahan SBY hingga KIS gratis dari program Presiden Jokowi. Meski memang keduanya merupakan program tak terpisahkan yang bermanfaat untuk membantu masyarakat.

Baca juga :  Bagaimana Cara Mendaftarkan Kepesertaan BPJS Untuk Bayi Baru Lahir

Leave a Comment